4.246 Paspor Calon Jamaah Haji Aceh Dalam Proses Visa di Kedubes Arab Saudi
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh menyebut, terdapat 4.246 dokumen paspor Calon Jamaah Haji (CJH) asal Aceh telah dikirim ke Jakarta demi menjalani proses pemvisaan yang diterbitkan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi.
"Kemarin teman-teman kita telah berangkat ke Jakarta, membawa 4.246 buku paspor JCH Aceh," ucap Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Samhudi di Banda Aceh, Jumat.
Ia menambahkan, ke-4.246 dokumen paspor ini merupakan sebagian besar dari total kuota JCH dari provinsi paling Barat Indonesia itu yang akan berangkat di musim haji tahun ini.
Keempat ribu lebih dokumen paspor tersebut telah dikirim melalui dua kali pengiriman ke Jakarta, yakni tahap pertama sebanyak 386 paspor pada Rabu (19/6), dan tahap kedua tercatat 3.860 paspor hari Kamis (20/6).
"Masih ada sebagian kecil yang belum, paling ada satu kloter (kelompok terbang). Karena masih ada tambahan waktu bagi pelunasan tahap keempat ini," terangnya.
Pihaknya berharap, semua paspor yang telah dikirim ke Kedubes Arab Saudi di Jakarta tidak mengalami hambatan bagi terbitnya visa haji sebelum tibanya jadwal pemberangkatan embarkasi Aceh.
Kanwil Kemenag Aceh miliki data sementara JCH reguler berangkat tunaikan rukun Islam kelima musim haji 2019 terdiri 4.359 jumlah kuota awal, 258 kuota tambahan, 3 JCH Aceh keluar embarkasi, 21 JCH provinsi lain masuk embarkasi, 34 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), dan 60 petugas bagi 12 kloter.
"Sisanya, jumlahnya kurang dari 400 paspor jemaah. Yang pasti di atas 300 paspor, tapi nanti kita pastikan angkanya," tambah Samhudi.
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis pada awal Mei 2019 mengatakan, pihaknya mulai mengumpulkan paspor CJH demi melakukan pengurusan agar diterbitkan visanya. "Maka mulai Minggu ini kami sudah akan mengumpulkan paspor ke Jakarta," ujarnya.
Ia menyebutkan, pengumpulan dokumen paspor ini dilakukan secara terorganisir, yakni mulai dari kabupaten/kota ke tingkat provinsi dan terakhir di tingkat pusat.
"Dari semua yang sudah selesai paspor di tiap-tiap kabupaten/kota untuk kita 'scan', setelah itu kita ajukan ke Kedutaan Besar Arab Saudi untuk mendapatkan visa," ucap Muhajirin.





Tidak ada komentar